Rabu, 11 Februari 2015

Penyebab Migren

Berikut diantaranya yang mungkin menjadi penyebab terjadinya migren, yaitu:

1. Makanan

Salah satu penyebab utama disinyalir adalah jenis makanan tertentu. Ada beberapa jenis makanan yang telah diidentifikasi sebagai makanan yang dapat memicu terjadinya migren.

Beberapa penderita migren biasanya kurang toleran tehadap makanan seperti keju, coklat, dan jeruk. Kopi dan makanan yang mengandung kafein juga dapat memicu terjadinya migren.

Selain itu, makanan Cina yang mengandung monosodium glutamat dan pemanis buatan Aspartam yang ditemukan dalam minuman dan makanan diet, juga bisa menyebabkan migren.
2. Stres

Stres telah diketahui menjadi salah satu penyebab sakit kepala. Jam kerja yang panjang, terutama bekerja dengan komputer, kerja fisik yang berat, atau tekanan pekerjaan bisa menjadi pemicu migren.

Penderita migren mengatakan bahwa mereka sering mengalami migren ketika akhir pekan. Relaksasi adalah kunci utama untuk mencegah migren dalam kasus ini.
3. Hormon

Penyebab migren pada wanita sering dikaitkan dengan terjadinya fluktuasi hormon. Wanita jauh lebih sering terkena migren daripada pria karena fluktuasi hormon ini.

Sebagian besar wanita yang mengalami serangan rutin migren, mengatakan bahwa mereka mengalami migren tepat sebelum atau sesudah periode bulanan mereka.

Hasil penelitian menemukan bahwa tingkat penurunan hormon estrogen pada wanita dapat menyebabkan migren.

Wanita yang akan mengalami menopause dan memiliki kadar estrogen yang rendah mungkin akan mengalami sakit kepala yang cukup parah.
4. Genetik

Diduga adanya kaitan yang erat antara genetik dengan terjadinya migren. Sebagian besar penderita migren mempunyai riwayat keluarga yang juga mengalami migren. Sebagian besar penderita migren masih berusia muda.

Baca juga artikel lainya obat tradisional migren

Selasa, 10 Februari 2015

Penyebab Munculnya Gejala Kanker Usus Besar

Berbicara mengenai gejala kanker usus besar sangatlah banyak, diantaranya adalah badan yang terasa lebih cepat kelelahan, lemah, sesak nafas, kebiasaan usus besar yang berubah, diare, darah merah atau hitam pada kotoran, berat badan menurun, kembung, sakit perut dan juga kejang.

Masih banyak lagi gejala-gejala yang dapat terjadi tergantung dimanakah posisi kanker itu berada. Kehadiran kanker bisa saja datang sebelum anda mendapatkan gejala-gejala tersebut. Adapun apabila anda mengidap penyakit anemia, ataupun ambeyen anda perlu melakukan pemeriksaan khusus ke dokter, sehingga dapat menghindari kemungkinan tumbuhnya kanker usus besar.



Adapun beberapa hal yang menyebabkan tumbuhnya penyakit kanker usus besar, diantaranya adalah:

-Faktor usia, bukan berarti usialah yang menyebabkan tumbuhnya kanker usus besar, hanya saja saat usia 50 tahun, dengan perbandingan 1 dari 4 orang ada yang memiliki polip, dan polip ini memicu adanya peningkatan kanker.

- Selain itu faktor konsumsi alkohol, karena alkohol dapat memicu tumbuhnya kanker kolorektal.

-Faktor penyakit deabetes juga dapat berpengaruh, karena biasanya orang yang mengidap penyakit diabetes akan bergantung pada insulin, sehingga 40% yang mengidap penyakit diabetes memiliki resiko terkena kanker usus besar, dibanding yang tidak mengidap penyakit diabetes. Jadi apabila sudah mengalami gejala kanker usus besar, anda harus periksakan pada dokter.

-Faktor makanan yang mengandung lemak tinggi, kolesterol, dan makanan rendah serat juga dapat mempengaruhi resiko kanker usus besar.

-Kaitan genetik juga dapat menyebabkan terjadinya kanker usus besar sekitar 25%, contohnya yang umum dari kanker ini termasuk ke dalam mutasi yang menuju Familial Adenomatosa Poliposis (FAP) dan kanker kolorektal non-poliposis herediter.

-Penyakit peradangan usus yang ditandai dengan ulcerative colitis dan penyakit Chorn dapat meningkatkan dan mengembangkan resiko kanker kolorektal.

- Olahraga yang kurangjuga termasuk penyebab yang dapat mengembangkan potensi tumbuhnya kanker pada usus besar.

- Lingkungan juga berperan besar dimana yang mempengaruhi tempat tinggal, orang-orang sekitar, pekerjaan dan segala kegiatan yang anda lakukan juga dapat mempengaruhi hal tersebut.

Inilah beberapa gejala kanker usus besar dan beberapa penyebab terjadinya resiko tumbuh kanker pada usus besar. Jadi jagalah tubuh anda dan jangan pernah abaikan beberapa gejala yang terjadi, memeriksakan sejak dini akan dapat membantu anda dalam proses penyembuhan. Jangan sampai kanker ini tumbuh sampai besar, dan dapat membahayakan anda. Semoga informasi ini dapat membantu anda.

Baca juga artikel lainya obat tradisional kanker usus besar

Minggu, 08 Februari 2015

Pantangan Dan Anjuran Makanan Penderita Gondok Beracun

Gondok merupakan pembengkakan atau benjolan besar pada leher sebelah depan tenggorokan dan terjadi akibat pertumbuhan kelenjar gondok yang tidak normal.Penyakit gondok di bedakan menjadi dua yaitu penyakit gondok biasa dan penyakit gondok beracun (Hiperteroid).

Berikut ada beberapa makanan yang sebaiknya untuk tidak di konsumsi oleh penderita penyakit gondok yaitu :
  • Makanan yang mengandung kolesterol tinggi
  • Hindari makanan yang banyak lemak
  • Makan gorengan
  • Makanan pedas
  • Junk and Fast Food
  • Minuman beralkohol
  • Minum kopi
  • Minuman bersoda
  • Makanan dan minuman yang mengandung bahan kimia dan berpengawet
Makanan Sehat Untuk Penderita Gondok

Selain itu ada juga makanan yang sebaiknya di konsumsi oleh penderita penyakit gondok untuk mempercepat proses penyembuhan penyakit gondok,berikut adalah makanan sehat untuk penderita penyakit gondok :
  • Sayuran hijau yang mengandung yodium
  • Ganggang-ganggang laut
  • Buah-buahan segar
  • Banyak minum air putih min 8 gelas perhari
Baca juga artikel lainya obat tradisional gondok beracun

Sabtu, 07 Februari 2015

Apa Itu Stroke

Penyakit stroke saat ini merupakan penyebab kematian dan kecacatan nomor 1 di Indonesia. Stroke menghancurkan kehidupan si penderita yang aktif dan dinamis. Bahkan, stroke juga menyebabkan penderita mengalami kecacatan fisik sehingga tidak mampu mandiri dan menjadi beban bagi keluarganya.
Stroke menimbulkan kecacatan fiisik yang dapat membebani seumur hidup sehingga menghancurkan penderita secara psikologis dan ekonomi.

 Apa itu Stroke dan penjelasan singkatnya?

Stroke adalah penyakit gangguan pembuluh darah otak yang ditandai dengan kematian jaringan otak (Infark Cerebri) yang terjadi akibat berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak yang disebabkan oleh adanya sumbatan, penyempitan (iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (perdarahan)
Bagaimana kondisi gangguan Neurologik itu dirasakan?

Gangguan neurologic yang dirasakan terbagi 3 bagian yang saling berkait, diantaranya dalam fungsi motorik, fungsi sensibilitas dan kehilangan kesadaran. Dalam penjelasan yang sederhana untuk kehilangan kesadaran terjadi dalam waktu sekejap dan dapat berujung pada kondisi koma.

Sedangkan dampaknya pada fungsi motorik yang dimana gejala yang paling awal disadari oleh pasien adalah kelumpuhan separuh badan, wajah yang tidak simetris dan kesulitan dalam berbicara secara jelas(pelo). Pada sisi lain, untuk fungsi sensibilitas ada situasi seperti mati rasa, baal (kulit serasa tebal), kesemutan, pingsan (black out) hingga terjadinya kebutaan.

Apa yang menyebabkan stroke dan gangguan neurologik itu terjadi?

Secara umum, hal tersebut dikarenakan adanya perubahan pada pembuluh darah, atau dikenal sebagai aterosklerosis. Hal ini membuat gangguan pada sistem peredaran darah ke otak, dimana terdapat 2 jenis kategori yaitu Stroke Non Hemoragik (terdapat sumbatan) maupun Stroke Hemoragik (pendarahan) dengan lokasi yang terdapat pada fungsi otak secara keseluruhan.

Terdapat berapa tingkatan dari Serangan Stroke?

Berdasarkan perjalanan penyakit, maka stroke terbagi menjadi:

· TIA (Transient Ischemic Attack): Gangguan neurologik akan menghilang dalam waktu kurang dari 24 jam

· RIND (Reversible Insufficiency Neurological Deficits): Gangguan neurologik yang  umumnya akan menghilang dalam waktu 14 hari (2 minggu)

· Incomplete stroke: Gangguan neurologik belum menetap masih dapat berkembang menjadi lebih buruk

Apa yang menjadi pemicu dan faktor resiko dari Stroke?

Banyak hal, namun biasanya digolongkan menjadi 2 bagian besar yakni faktor resiko yang tak dapat dimodifikasi seperti usia, jenis kelamin, ras atau etnik sedangkan faktor resiko yang dapat dimodifikasi antara lain adalah: Hipertensi, Penyakit Jantung, Diabetes Melitus, Hiperkolesterolemia, merokok, alkoholik, pengunaan narkotika, kegemukan (obesitas). Khusus untuk Jantung, disamping penyakit jantung koroner yang dapat menjadi faktor resiko dari Stroke adalah problem gangguan irama jantung, gangguan katup jantung dan gagal jantung.

Seberapa besar faktor resiko tersebut menjadi pemicu dan penyebab Stroke?

Resiko merokok pada perokok sebesar 2 kali lebih besar dibanding yang tidak perokok, pada penderita diabetes sebesar 2 – 4 kali, pada penderita hipertensi sebesar 6 kali dan jika menderita stroke sebelumnya resiko terkena stroke berulang sebesar 10 kali.

Kiranya sebaiknya pencegahan yang dilakukan seperti apa?

Yang terpenting adalah melakukan pengkontrolan atas faktor risiko-risiko yang ada, termasuk perubahan gaya hidup yang sehat, perbaikan mental dari stres serta tentu pengobatan medis.

Yang perlu dipahami adalah stroke bisa terjadi kapan saja, di mana saja dan pada siapa saja(tanpa memandang status sosial). namun yang perlu kita lakukan adalah menghindari faktor risiko yang menjadi pemicu dan penyebab. Oleh karena itu mencegah stroke berfokus pada pencegahan terjadinya.

Bagaimana gaya hidup sehat dapat diterapkan?

Pola makan yang sehat, berhenti merokok maupun konsumsi alkohol serta narkoba, kemudian lakukan olahraga teratur dan hindari kecemasan. Dalam bahasa yang sangat sederhana kita perlu mengingat POIN yakni P: Pikiran tenang, O: Olahraga teratur, I: Istirahat cukup, N: Nutrisi seimbang. Dengan demikian, kita telah mereduksi potensi resiko Stroke melalui kebiasaan sehat.

Waspadai Stroke, Brain Attack yang datang secara mendadak dan dapat berujung pada kondisi fatal. Tips Kendali Resiko Stroke:

1. Stabilisasi emosi

2. Pola makan yang sehat dengan buah dan sayur setiap hari, hindari makanan manis berlebihan,  tambahkan minyak zaitun,

3. Lakukan relaksasi dan istirahat yang cukup

4. Upayakan selalu menjaga tekanan darah dibawah 140/90 mmHg serta kurangi     konsumsi garam, stop merokok dan kopi.

5. Bagi anda penderita Diabetes Melitus maka usahakan kendalikan kadar gula dalam   darah   dengan diet asupan makanan terkontrol dan minum obat secara teratur.

6.  Lakukan olahraga secara rutin dan mencegah obesitas

7. Kenali nasihat akan gaya hidup sehat sederhana berikut ini; Kurangi 3K    (kecemasan, kelelahan dan kedinginan), Lakukan 3O (olah raga, olah seni dan olah batin) dan Konsumsi Sasa-Bubu (Sayur-sayuran dan buah-buahan).

8. Konsultasikan problem kesehatan Anda secara regular ke dokter, untuk dapat    melakukan evaluasi medis berkala.

  Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional stroke

Jumat, 06 Februari 2015

Faktor Penyebab Kencing Nanah

Kencing Nanah merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, tenggorokan, dan bagian putih mata (konjungtiva). Gonore bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya, terutama kulit dan persendian. Pada wanita, gonore bisa menjalar ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput di dalam pinggul sehingga timbul nyeri pinggul dan gangguan reproduksi. Gonorhea merupakan penyakit infeksi yang menyerang lapisan epitel (lapisan paling atas dari suatu jaringan). Bila tidak diobati, infeksi ini akan menyebar ke jaringan yang lebih dalam. Biasanya membentuk koloni di daerah mukosa, orofaring, dan anogenital.

Orang-orang yang melakukan hubungan seksual yang tidak aman dan sering bergonta-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual memiliki resiko tinggi untuk menderita penyakit kencing nanah atau gonore. Gejala kencing nanah biasanya muncul 2-5 hari setelah infeksi tetapi pria dapat memperlihatkan gejala setelah satu bulan kemudian. Wanita biasanya tidak memperlihatkan gejala bila dibandingkan dengan pria. Meskipun gonore terutama mengenai daerah genital, penyakit ini juga dapat menyebar ke organ lainnya seperti rectum, mata, tenggorokan dan sendi, sehingga terjadi gatal-gatal pada anus, sakit mata, sakit tenggorokan nyeri pada sendi.

Faktor Penyebab Penyakit Kencing Nanah

Penyakit kencing nanah bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti seks bebas, penularan, virus hpv, lingkungan, gaya hidup dan lainnya, Maka dari itu kita harus waspada dengan penyakit kencing nanah ini, karena penyakit kencing nanah sangatlah berbahaya, Namun untuk anda yang menderita penyakit kencing nanah, maka anda tidak perlu khawatir, Karena kini telah hadirobat kencing nanah de nature gang jie gho shiah obat kencing nanah mujarab yang sangat cocok untuk pengobatan kencing nanah secara alami, aman tanpa efek samping. Penykit kencing nanah bisa menyerang pria dan wanita.

Apa Saja Faktor Penyebab Terjadinya Kencing Nanah? Bagaimana Cara Mencegah  Penyakit Kencing Nanah?
  • Masturbasi berlebihan sehingga masuknya virus hpv atau virus lainnya yang bisa mengakibatkan kencing bernanah     Anal seks atau melakukan hubungan seksual pada lubang dubur, hal ini tentu sangat dilarang karena bisa mengakibatkan masuknya kotoran dan virus berbahaya pada alat kelamin pria dan wanita
  • Seks pada saat haid – Kencing nanah akibat melakukan hubungan seksual pada saat menstruasi atau haid
  • Trichomoniasis – Infeksi saluran kencing bernanah akibat infeksi kuman protozoa
  • Trichomonas. Kuman yang hidup di organ vagina wanita ini dapat menyebabkan
  •  Keputihan berbau. Dapat menular ke saluran kencing laki-laki saat kontak seks.Kandidiasis – kencing bernanah akibat infeksi dari jamur candida albican
Gejala Penyakit Kencing Nanah Pada Pria Dan Wanita
  • Sering buang air kecil dan terasa sakit pada bagian vital
  • Anus gatal, nyeri dan terjadi pendarahan
  • Terdapat cairan vagina abnormal
  • Pendarahan Pada vagina abnormal selama atau setelah berhubungan seks atauantara periode haid
  • Alat kelamin terasa gatal dan panas
  • Perdarahan haid tidak teratur
  • Nyeri pada perut bagian bawah
  • Perdarahan haid tidak teratur
  • Kelenjar bengkak dan nyeri pada pembukaan vagina (kelenjar Bartholin)
  • Hubungan seksual terasa menyakitkan
  • Yang jarang terjadi, sakit tenggorokan dan penyakit mata menular
  • Cairan penis abnormal (terlihat seperti susu pada awalnya, kemudian kuning, lembut, dan berlebihan, kadang-kadang darah kebiruan)
  • Anus gatal, nyeri dan terjadi pendarahan
  • Yang jarang terjadi, sakit tenggorokan dan penyakit mata menular
Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional kencing nanah

Kamis, 05 Februari 2015

Gejala Umum Penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer yang mempengaruhi daya ingat, berpikir, berperilaku dan emosi, adalah salah satu tantangan isu kesehatan masyarakat global terbesar.

Pada sekitar 1950-an diperkirakan 2,5 juta penduduk dunia mengidap penyakit ini, dan mencapai enam miliar orang pada tahun 2000. Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, memperkirakan lebih dari satu miliar orang tua yang berusia lebih dari 60 tahun atau 10 persen penduduk dunia mengidap Alzheimer pada tahun 2003.

Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ini, diadakan World Alzheimer Day setiap tanggal 21 September sejak tahun 1984 di 80 negara. Tahun ini adalah tahun pertama Indonesia terlibat dalam kegiatan World Alzheimer Day. Organisasi non profit Alzheimer's Indonesia, yang memiliki afiliasi dengan Alzheimer Disease International memperingati World Alzheimer Day dengan mengadakan Memory Walk Alzheimer dan konser The Journey of Caring. Memory Walk merupakan kegiatan jalan sehat yang dilakukan di berbagai negara, termasuk Indonesia (tahun ini diadakan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta) pada 15 September lalu. Sedangkan konser The Journey of Caring digelar tepat pada 21 September.

Dalam kegiatan ini, Alzheimer's Indonesia membagikan wawasan seputar 10 gejala umum Demensia Alzheimer yang perlu Anda waspadai. Jika anggota keluarga Anda menunjukkan gelaja-gejala berikut, segera konsultasikan kepada dokter.

1. Gangguan daya ingat
Sering lupa akan kejadian yang baru saja terjadi, lupa janji, menanyakan dan menceritakan hal yang sama berulang kali, lupa tempat parkir di mana (dalam frekuensi tinggi).

2. Sulit fokus
Sulit melakukan aktivitas, pekerjaan sehari-hari, lupa cara memasak, mengoperasikan telepon, ponsel, tidak dapat melakukan perhitungan sederhana, bekerja dengan waktu yang lebih lama dari biasanya.

3. Sulit melakukan kegiatan yang familiar
Seringkali sulit untuk merencanakan atau menyelesaikan tuga sehari-hari, bingung cara mengemudi, sulit mengatur keuangan.

4. Disorientasi
Bingung akan waktu (hari/tanggal/hari penting), bingung di mana mereka berada dan bagaimana mereka sampai di sana, tidak tahu jalan pulang kembali ke rumah.

5. Kesulitan memahami visuospasial
Sulit untuk membaca, mengukur jarak, menentukan jarak, membedakan warna, tidak mengenali wajah sendiri di cermin, menabrak cermin saat berjalan, menuangkan air di gelas namun tumpah dan tidak tepat menuangkannya.

6. Gangguan berkomunikasi
Kesulitan berbicara dan mencari kata yang tepat, seringkali berhenti di tengah percakapan dan bingung untuk melanjutkannya.

7. Menaruh barang tidak pada tempatnya
Lupa di mana meletakkan sesuatu, bahkan kadang curiga ada yang mencuri atau menyembunyikan barang tersebut.

8. Salah membuat keputusan
Berpakaian tidak serasi, misalnya memakai kaos kaki kiri berwarna merah, kaos kaki kanan berwarna biru, tidak dapat memperhitungkan pembayaran dalam bertransaksi dan tidak dapat merawat diri dengan baik.

9. Menarik diri dari pergaulan
Tidak memiliki semangat ataupun inisiatif untuk melakukan aktivitas atau hobi yang biasa dinikmati, tidak terlalu semangat untuk berkumpul dengan teman-temannya.

10. Perubahan perilaku dan kepribadian
Emosi berubah secara drastis, menjadi bingung, curiga, depresi, takut atau tergantung yang berlebihan pada anggota keluarga, mudah kecewa dan putus asa baik di rumah maupun dalam pekerjaan.

Baca juga artikel lainya obat herbal penyakit alzheimer

Rabu, 04 Februari 2015

Makanan Sehat Menangkal Kelenjar Tiroid

12 makanan yang baik untuk orang mengalami masalah dengan kelenjar tiroid.

Stroberi

Yodium yang cukup membantu tiroid dalam meningkatkan metabolisme, detoksifikasi dan meningkatkan pertumbuhan tubuh. Makanan yang kaya yodium adalah stroberi, kentang, yoghurt, produk susu dan kacang navy.

Jamur

Gangguan tiroid bisa terjadi karena tubuh kekurangan selenium. Jamur yang lunak kaya akan selenium.

Bawang Putih

Selain baik bagi penderita diabetes dan penyakit jantung, bawang putih kaya akan selenium yang membuat tiroid menjadi sehat.

Bayam

Bayam kaya vitamin, protein dan mineral dan paling penting adalah omega-3 asam lemak. Sering mengkonsumsi bayam membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

Daging Merah

Daging merah merupakan makanan sehat yang kaya zat besi. Daging merah rendah lemak, penderita gangguan tiroid membutuhkan daging rendah lemak.

Telur

Telur dan produk susu baik untuk tiroid. Tak hanya kaya kalsium, tetapi juga kaya zat besi dan yodium.

Biji-bijian

Beras merah, oatmeal dan barley kaya vitamin B dan nutrisi yang meningkatkan metabolisme tubuh. Hal ini akan merangsang kelenjar tiroid untuk mengeluarkan hormon tiroid.

Brokoli

Sayuran hijau seperti brokoli mampu melindungi tiroid agar tetap sehat dan berfungsi maksimal.

Hati sapi

Hati sapi kaya selenium, vitamin B12. Agar selenium dalam tubuh tetap seimbang, sertakan hati sapi salam diet sehat Anda.

Tomat

Tomat kaya vitamin C dan bagus untuk penderita tiroid. Tomat juga mengandung antioksidan yang mampu meningkatkan penyerapan zat besi pada tubuh.

Minyak Kelapa

Minyak kelapa mengandung lemak asam esensial yang dapat diubah tubuh menjadi energi serta mengatur fungsi tiroid.

Tiram

Makanan laut kaya sulfur, sulfur dalam tiram mengatur fungsi tiroid dan menjaganya tetap sehat.

Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional kelenjar tiroid