Selasa, 17 Februari 2015

Pengertian Benjolan Di Payudara

Ada ratusan ribu wanita setiap tahunnya dideteksi menderita kanker payudara. Angka yang cukup melejit ini kabarnya disebabkan oleh buruknya lifestyle hari demi hari.

Bila semula orang mengira penyebabnya karena keturunan saja, maka informasi tersebut kurang benar. Resiko terserang kanker payudara mungkin memang dipengaruhi oleh rekam medis dari ibu atau nenek, tetapi selain itu, penunjang terbesar adalah lifestyle yang buruk. Entah itu stres, merokok, minum alkohol, dan lain sebagainya, cukup menjadi alasan banyaknya wanita terserang kanker payudara.
Inilah gejala kanker payudara, seperti dikutip dari WebMD.

Sebenarnya tidak ada gejala awal yang akan dirasakan oleh wanita ketika terkena kanker payudara. Namun, tanda-tanda ini muncul di periode awal, yang memang harus benar-benar diamati secara rutin oleh wanita:
  • Ukuran payudara berubah drastis
  • Bentuk payudara yang berubah
  • Nyeri serta peradangan di ketiak
  • Warna puting berubah
  • Ada benjolan yang tidak terasa sakit di payudara, rasanya seperti kelereng
  • Terkadang nyeri, tetapi nyeri ini sangat jarang sekali dirasakan
  • Warna kulit berubah dan menebal seperti kulit jeruk
  • Area yang terdapat kanker akan terasa lebih hangat dan seperti ada benjolan yang memerah
Gerakan SADAR dibuat untuk membantu wanita melakukan pengecekan awal adanya kanker payudara pada dirinya atau tidak. Gerakan ini adalah dengan cara berbaring di ranjang, dengan kedua tangan diletakkan di atas. Kemudian satu tangan meraba ke bagian payudara untuk menemukan apakah ada benjolan keras di dalam payudara atau tidak.

Agar hasilnya valid, disarankan melakukan pemeriksaan sesudah menstruasi saja atau jauh sebelum menstruasi.

Apa yang harus dilakukan bila menemukan benjolan tersebut?

Seringkali wanita panik terlebih dahulu dan merasa frustasi ketika menemukan benjolan di payudaranya. Tentunya ini bukan hal yang disarankan. Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan ketika menemukan benjolan tersebut:

Jangan panik

Panik tidak akan membantu memecahkan masalah. Anda toh belum memastikan dengan benar apakah itu benar-benar kanker atau tumor jinak, atau juga kelenjar yang biasanya mengeras dan muncul pada saat PMS.

Cari referensi dokter

Carilah referensi dokter terbaik di kota Anda dan buat janji bertemu dengannya. Melakukan pemeriksaan pada ahli akan jauh memberikan rasa lega dan penanganan yang cepat.

Pemeriksaan payudara

Ada beberapa jenis pemeriksaan payudara yang bisa dijalani. Melalui USG, X-ray, atau mammogram. Untuk wanita usia di bawah 50 tahun, tidak disarankan menjalani pemeriksaan mammogram.

Kita patut bersyukur karena teknologi telah menemukan pemeriksaan yang cukup detail dan cepat dengan menggunakan USG. Pemeriksaan cara ini juga cukup teliti karena dokter bisa mengetahui dengan pasti area mana saja yang telah terinfeksi, serta mengetahui besar volume kanker.

Bisakah disembuhkan?

Tingkat potensi kesembuhan penderita kanker payudara tergantung seberapa cepat kanker tersebut diketahui dan ditangani. Tidak sedikit pula wanita yang sempat terkena kanker payudara bisa bertahan dan memerangi kanker yang dideritanya.

Dengan penanganan yang cepat serta pengobatan intensif, maka kanker bisa diatasi. Oleh karena itu, pastikan anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis untuk memastikan apakah benjolan di payudara anda adalah kanker atau bukan.

Baca juga artikel pengobatan alami benjolan di payudara Klik Di Sini

Senin, 16 Februari 2015

Resep Obat Tradisional Kanker Serviks

Anda yang merasa cocok dengan pengobatan herbal ada baiknya untuk terus menjalani terapi secara rutin agar mendapat hasil optimal. Berikut ini ada beberapa ramuan obat tradisional dari tanaman herbal yang dibuat khusus untuk meringankan kanker serviks pada wanita.

1. Tanaman Sarang Semut Papua
Di penghujung timur negara Indonesia terdapat pulau yang terdapat banyak tanaman herbal yang mampu menumpas kanker, tumor, dan penyakit berat, sarang semut namanya.

Di dalam tanaman sarang semut terdapat kandungan antioksidan dan antikanker yang bertugas untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker serviks, menghambat siklus pembelahan sel, dan meningkatkan imunitas. Anda bisa membuat air rebusan sarang semut yang dikonsumsi setiap hari selama beberapa bulan hingga mendengar kabar baik dari dokter setelah melakukan check-up.

2. Kunyit Putih
Kunyit putih mempunyai nama latin Curcuma zedoaria mempunyai banyak khasiat penyembuhan penyakit, seperti keputihan, nyeri haid, kanker, tumor, penurun demam, peluruh keringat, batuk berdarah, keracunan makanan, pereda bau mulut, sakit gigi, gangguan pencernaan, dan masuj angin.

Ada 3 jenis kandungan aktif di dalam kunyit putih yang diketahui dari hasil penelitian American Institute Cancer Report (New York Time) pada 1 Juni 1999 dan pakar Fakultas Farmasi ataupun PAU Bioteknologi serta PPOT UGM Yogyakarta, yakni RIP (Ribosome Inacting Protein), anti-oksidan, dan anti-curcumin.

Ketiga kandungan aktif pada kunyit putih dapat menyembuhkan kanker, tumor, maag, ambeien, peradangan, amandel, nyeri haid, jerawat, bisul, darah tinggi, serangan jantung, stroke, asam urat, dan penurun kolesterol. Penggunaan kunyit putih sebaiknya dikombinasikan dengan tanaman obat lain guna mengurangi efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan satu jenis tanaman.

Sebelum membuat air rebusan kunyit putih, minta resep dari pakar yang sudah lama menguasai bidang pengobatan herbal agar tidak timbul dampak yang tidak Anda inginkan hanya karena kecerobohan diri sendiri.

3. Resep: Daun Sirsak
Bahan: 3 lembar daun sirsak muda
Cara pembuatan: Rebus daun sirsak 20 menit lamanya, kemudian saring air dan minum selagi hangat atau dingin.

Selain mengobati kanker serviks, daun sirsak juga mempunyai manfaat kesehatan lain yang pasti tidak Anda duga. Dikutip dari situs Cakrawala Sehat, daun sirsak mempunyai kemampuan dalam menangani penyakit eksim, rematik, asam urat, hipertensi, nyeri sendi saat dipakai bergerak, pembunuh cacing parasit, dan mengempeskan bisul.

Pada situs yang sama, juga dicantumkan resep obat kanker alami dari daun sirsak yang diharapkan berguna bagi Anda:
  • Sediakan 10 lembar daun sirsak tua, bersihkan kotoran yang menempel dengan air hangat.
  • Rebus semua daun pada panci berisikan 3 gelas air, angkat ketika air tersisa 1 gelas dalam kondisi mendidih.
  • Biarkan air rebusan dingin, saring air dan minum dua kali sehari masing-masing satu gelas.
Pengobatan bisa Anda lakukan setiap hari selama dua minggu, setelah itu coba lakukan pemeriksaan untuk mengetahui kabar lanjutan.

4. Resep: Tanaman Keladi Tikus
Keladi tikus tergolong ke dalam tanaman jenis talas yang di beberapa daerah mendapat istilah Rodent Tuber dan Laoshu Yu. Tanaman obat yang berkhasiat mematikan jaringan sel kanker dan menghentikan pertumbuhan sel kanker. Kandungan yang tersedia di dalam keladi tikus juga sama seperti kunyit putih.

Berikut ini resep obat kanker serviks dari tanaman keladi tikus:
  • Rendam 50 gram tanaman keladi tikus selama 1/2 jam, setelah itu gosok perlahan hingga tidak ditempeli kotoran.
  • Bubuhkan sampai halus, peras dengan penyaring berupa kain bersih.
  • Tambahkan 1/2 sendok madu hutan pada air perasan, aduk sampai rata.
  •  Minum air perasan 3 kali sehari.
Catatan: Obat yang sudah dibuat harus segera diminum, air perasan tidak boleh disimpan untuk dikonsumsi lain waktu.

5. Resep: Daun Belimbing
Sebetulnya bukan hanya daun belimbing yang digunakan, beberapa jenis daun dan sayuran lain juga dikombinasikan agar hasilnya maksimal.

Berikut ini resep obatnya:
  • Siapkan bahan yaitu 1/2 genggam daun belimbing, 1/2 lembar daun pepaya muda, 1/2 genggam daun cermai muda, 1/2 genggam daun bayam merah, wortel seukuran 2 jari, dan 1 sendok makan madu.
  • Cuci semua bahan, masukkan dalam wadah.
  • Tuang 1/2 gelas air matang pada wadah dan giling semua hingga halus.
  • Saring air dan tambahkan sesendok madu, minum obat ini 1 kali sehari sebanyak 1 gelas.
6. Resep: Tapak Dara
Tanaman bernama ilmiah Catharanthus roseus ini mempunyai senyawa khusus bernama vinkristin dan vinblastin yang berkhasiat membasmi sel kanker.

Pemakaian harus dicampur dengan buah adas, kulit kayu pulasari, dan gula merah yang selanjutnya dilakukan proses perebusan dalam tiga gelas air. Setelah mendidih, air rebusan harus disaring terlebih dahulu sebelum diminum untuk menyingkirkan bahan dan serbuk atau partikel kecil yang dikhawatirkan menyangkut pada saluran pencernaan karena tidak dapat diolah tubuh.

Baca juga artikel lainya obat kanker serviks tradisional

Sabtu, 14 Februari 2015

Apa Itu Tumor Otak

Tumor otak adalah pertumbuhan sel-sel dalam tengkorak secara abnormal.

Tumor otak primer adalah tumor yang timbul dari otak. Mereka tumbuh dari sel-sel otak, pembuluh darah di otak, syaraf yang muncul dari otak atau selaput yang menutupi otak. Tumor otak jinak (bukan kanker) umumnya tumor yang tumbuh lambat. Mereka dapat memberikan tekanan yang berpotensi merusak otak tetapi tidak menyebar ke jaringan otak sekitarnya. Tumor otak ganas (kanker) cepat tumbuh dan mereka menyebar ke sekitar otak.

Tumor otak sekunder atau metastasis tumbuh dari sel-sel kanker yang menyebar dari kanker primer di organ lain (misalnya paru-paru, payudara atau usus besar).

Baik tumor otak primer dan sekunder dapat mengakibatkan masalah yang serius dan menyebabkan kematian jika pertumbuhannya dibiarkan tidak terkendali. Semua pasien dengan gejala tumor otak harus dievaluasi oleh seorang ahli bedah syaraf untuk diagnosis dan pengobatan.

Penyebab

Apa penyebab Tumor Otak?

Beberapa penyakit yang diwariskan secara genetik telah diidentifikasi dapat meningkatkan resiko tumbuhnya tumor otak. Misalnya, pada kondisi yang dikenal sebagai Von Hippel-Lindau Syndrome, tumor seperti tumor otak kecil atau tumor ginjal yang ganas dapat berkembang pada anak, saudara dan kerabat. 

Hasil riset telah mengidentifikasi keabnormalan genetik pada beberapa tumor otak. Juga telah diketahui bahwa kemungkinan tumbuhnya beberapa tumor lebih tinggi dalam keluarga tertentu.

Namun, dalam sebagian besar kasus, penyebab tumor otak tidak diketahui. Pada saat ini tidak ada bukti yang jelas bahwa cedera, paparan bahan kimia, infeksi virus, pemakaian ponsel, faktor lingkungan ataupun stres mental dapat menyebabkan pertumbuhan tumor otak.

Gejala

Gejala mungkin umum atau terlokalisasi.

Gejala umum disebabkan oleh meningkatnya tekanan pada otak, adalah :
  • Sakit kepala berulang yang memburuk di pagi hari
  • Mual dan muntah
  • Kejang
  • Peningkatan rasa kantuk
Gejala terlokalisasi tergantung pada lokasi tumor, adalah :
  • Kelemahan atau mati rasa yang makin menjadi di lengan atau kaki
  • Kesulitan bicara, pendengaran, konsentrasi atau penglihatan yang makin menjadi, termasuk penglihatan ganda
  • Hilang ingatan atau perubahan dalam ingatan
  • Perubahan signifikan dalam kepribadian atau tingkah laku
Beberapa gejala ini mungkin juga disebabkan oleh kondisi lain selain tumor otak. Oleh karena itu ada baiknya mencari pendapat ahli bedah syaraf jika gejala tersebut berkelanjutan.

Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional tumor otak

Jumat, 13 Februari 2015

Ramuan Tradisional Paru-Paru Basah

Pneumonia atau penyakit paru-paru basah merupakan penyakit yang muncul akibat infeksi dari jamur, bakteri, hingga virus pada paru-paru. Akibatnya, paru-paru pun meradang dan menimbulkan berbagai gejala penyakit yang berbahaya bagi tubuh.

Tak hanya itu, alveoli pada paru-paru yang tidak lagi mampu menyerap oksigen seperti sedia kala akibat nanah akan menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan. Oleh karena itu, pengobatan paru-paru basah sangat perlu diperhatikan.

Ramuan obat tradisional paru-paru basah 1

Bahan yang dibutuhkan:

25 gram kulit ari kacang tanah
600 cc air
gula merah secukupnya.

Cara pembuatan:

Godog kulit kacang tanah dengan 600 cc air hingga air menjadi kental.
Setelah mengental, ambil dan saring serta campurkan gula merah secukupnya.

Cara Minum :

Minumlah ramuan ini selagi hangat. Lakukan 2 kali sehari.
Proses pengobatan dilakukan selama 10-12 hari.
Kemudian untuk sementara hentikan pengobatan selama 3 hari.
Dan setelah itu lanjtkan kembali proses pengobatan bila belum sembuh.

Ramuan obat tradisional paru-paru basah Ramuan 2

Bahan yang dibutuhkan:

15 gram jahe
30 gram daun pegagan/antanan
500 cc air

Cara Pembuatan:

iris semua bahan tadi dan kemudian direbus dalam 500 cc.
Setelah air tersisa 250 cc maka angkat rebusan ramuan.

Cara Minum :

Minumlah ramuan selagi masih hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.
Hentikan sejenak pengobatan selama 3 hari setelah Anda minum obat ini selama 10-12 hari pengobatan.
Kemudian lakukan kembali proses pengobatan bila belum sembuh.

Ramuan obat tradisional paru-paru basah Ramuan 3

Bahan yang dibutuhkan:

2 kuntum bunga sepatu,
2 gelas air matang
Garam secukupnya.

Cara Pembuatan:

Setelah bunga sepatu dicuci sampai bersih
Tumbuklah hingga menjadi halus
Hasil tumbukan bunga sepatu selanjutnya dimasukan kedalam 1 gelas air masak
Campurkan sedikit garam
Kemudian saring.

Cara minum :

minum 3 kali sehari.

Demikian obat dan resep tradisional untuk mengobati paru-paru basah dan bronchitis, semoga bermanfaat.

Baca artikel lainya pengobatan alami paru-paru basah Klik Di Sini

Rabu, 11 Februari 2015

Tanda-Tanda Orang Yang Terinfeksi HIV/AIDS

Virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) hingga kini belum bisa diobati, penderitanya hanya diberikan obat-obat penguat tubuh. Orang yang berisiko terkena HIV adalah jika sering melakukan seks tanpa pengaman dengan lebih dari satu pasangan atau menggunakan obat-obat terlarang dengan suntikan.

"Pada tahap awal infeksi HIV, gejala yang paling umum pun tidak ada," kata Michael Horberg, MD, direktur HIV/AIDS di Kaiser Permanente, Oakland, California seperti yang dikutip dari Health.

Karena gejala awalnya tidak ada, orang-orang yang berisiko tersebut kadang tidak tahu tubuhnya sudah dimasuki virus HIV. Dalam 1 atau 2 bulan virus HIV memasuki tubuh. Sebesar 40 hingga 90 persen dari orang mengalami gejala seperti flu dapat dikenal sebagai sindrom retroviral akut (ARS). Tetapi kadang-kadang gejala HIV tidak muncul selama beberapa tahun bahkan beberapa dekade setelah infeksi.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda bahwa mungkin seseorang positif terkena HIV, antara lain:

1. Demam

Salah satu tanda-tanda pertama ARS adalah demam ringan, sampai sekitar 39 derajat C (102 derajat F). Demam sering disertai dengan gejala ringan lainnya, seperti kelelahan, pembengkakan pada kelenjar getah bening, dan sakit tenggorokan.

"Pada titik ini virus bergerak ke dalam aliran darah dan mulai mereplikasi dalam jumlah besar. Sehingga akan ada reaksi inflamasi oleh sistem kekebalan tubuh," kata Carlos Malvestutto, MD, instruktur penyakit menular dan imunologi dari department of medicine di NYU School of Medicine, New York.

2. Kelelahan

Respon inflamasi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh juga dapat menyebabkan lelah dan lesu. Kelelahan dapat menjadi tanda awal dan tanda lanjutan dari HIV.

3. Pegal, nyeri otot dan sendi, pembengkakan kelenjar getah bening

ARS sering menyerupai gejala flu, mononucleosis, infeksi virus atau yang lain, bahkan sifilis atau hepatitis. Hal tersebut memang tidak mengherankan. Banyak gejala penyakit yang mirip bahkan sama, termasuk nyeri pada persendian dan nyeri otot, serta pembengkakan kelenjar getah bening.

Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh dan cenderung akan meradang bila ada infeksi. Kelenjar getah bening berada di pangkal paha leher ketiak, dan lain-lain.

4. Sakit tenggorokan dan sakit kepala

"Seperti gejala penyakit lain, sakit tenggorokan, dan sakit kepala sering dapat merupakan ARS," kata Dr. Horberg. Jika memiliki risiko tinggi HIV, maka melakukan tes HIV adalah ide yang baik. Karena HIV paling menular pada tahap awal.

5. Ruam kulit

Ruam kulit dapat terjadi lebih awal atau terlambat dalam perkembangan HIV/AIDS.

6. Mual, muntah dan diare

Sekitar 30 hingga 60 persen dari orang dengan HIV memiliki gejala jangka pendek seperti mual, muntah, atau diare pada tahap awal HIV, kata Dr. Malvestutto. Gejala tersebut juga dapat muncul sebagai akibat dari terapi antiretroviral, biasanya sebagai akibat dari infeksi oportunistik.

"Diare yang tak henti-hentinya dan tidak merespon obat mungkin merupakan indikasi. Atau gejala dapat disebabkan oleh organisme yang biasanya tidak terlihat pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang baik," kata Dr. Horberg.

7. Penurunan berat badan

"Jika penderita HIV sudah kehilangan berat badan, berarti sistem kekebalan tubuh biasanya sedang menurun," kata Dr. Malvestutto.

8. Batuk kering

Batuk kering dapat merupakan tanda pertama seseorang terkena infeksi HIV. Batuk tersebut dapat berlangsung selama 1 tahun dan terus semakin parah.

9. Pneumonia

Batuk dan penurunan berat badan juga mungkin pertanda infeksi serius yang disebabkan oleh kuman yang tidak akan mengganggu jika sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik. "Ada banyak infeksi oportunistik yang berbeda dan masing-masing dapat datang dengan waktu yang berbeda," kata Dr. Malvestutto.

Pneumonia merupakan salah satu infeksi oportunistik, sedangkan yang lainnya termasuk toksoplasmosis, infeksi parasit yang mempengaruhi otak, cytomegalovirus, dan infeksi jamur di rongga mulut.

10. Keringat malam

Sekitar setengah dari orang yang terinfeksi HIV akan berkeringat di malam hari selama tahap awal infeksi HIV, kata Dr. Malvestutto. Keringat malam terjadi bahkan saat tidak sedang melakukan aktivitas fisik apapun.

11. Perubahan pada kuku

Tanda lain dari infeksi HIV akhir adalah perubahan kuku, seperti membelah, penebalan dan kuku yang melengkung, atau perubahan warna (hitam atau coklat berupa garis vertikal maupun horizontal). Seringkali hal tersebut disebabkan infeksi jamur, seperti kandida.

"Pasien dengan sistem kekebalan yang menurun akan lebih rentan terhadap infeksi jamur," kata Dr. Malvestutto.

12. Infeksi Jamur

Infeksi jamur yang umum pada tahap lanjut adalah thrush, infeksi mulut yang disebabkan oleh Candida, yang merupakan suatu jenis jamur. "Candida merupakan jamur yang sangat umum dan salah satu yang menyebabkan infeksi jamur pada wanita.

"Candida cenderung muncul di rongga mulut atau kerongkongan, sehingga akan sulit untuk menelan," kata Dr. Malvestutto.

13. Kebingungan atau kesulitan berkonsentrasi

Masalah kognitif dapat menjadi tanda demensia terkait HIV, yang biasanya terjadi lambat dalam perjalanan penyakit. Selain kebingungan dan kesulitan berkonsentrasi, demensia terkait AIDS mungkin juga melibatkan masalah memori dan masalah perilaku seperti marah atau mudah tersinggung.

Bahkan mungkin termasuk perubahan motorik seperti, menjadi ceroboh, kurangnya koordinasi, dan masalah dengan tugas yang membutuhkan keterampilan motorik halus seperti menulis dengan tangan.

14. Herpes mulut dan herpes kelamin

Cold sores (herpes mulut) dan herpes kelamin (herpes genital) dapat menjadi tanda dari ARS dan stadium infeksi HIV. Herpes tersebut juga dapat menjadi faktor risiko untuk tertular HIV.

Karena herpes kelamin dapat menyebabkan borok yang memudahkan virus HIV masuk ke dalam tubuh selama hubungan seksual. Orang-orang yang terinfeksi HIV juga cenderung memiliki risiko tinggi terkena herpes karena HIV melemahkan sistem kekebalan tubuh.

15. Kesemutan dan kelemahan

Akhir HIV juga dapat menyebabkan mati rasa dan kesemutan di tangan dan kaki. Hal ini disebut neuropati perifer, yang juga terjadi pada orang dengan diabetes yang tidak terkontrol. "Hal tersebut menunjukkan kerusakan pada saraf," kata Dr. Malvestutto.

Gejala tersebut dapat diobati dengan obat-obatan penghilang rasa sakit yang dijual bebas dan antikejang seperti gabapentin.

16. Ketidakteraturan menstruasi

Penyakit HIV tahap lanjut tampaknya dapat meningkatkan risiko mengalami ketidakteraturan menstruasi, seperti periode yang lebih sedikit dan lebih jarang. Perubahan tersebut mungkin lebih berkaitan dengan penurunan berat badan dan kesehatan yang buruk dari wanita dengan tahap akhir infeksi HIV.

Baca juga artikel lainya obat herbal HIV/AIDS

Penyebab Migren

Berikut diantaranya yang mungkin menjadi penyebab terjadinya migren, yaitu:

1. Makanan

Salah satu penyebab utama disinyalir adalah jenis makanan tertentu. Ada beberapa jenis makanan yang telah diidentifikasi sebagai makanan yang dapat memicu terjadinya migren.

Beberapa penderita migren biasanya kurang toleran tehadap makanan seperti keju, coklat, dan jeruk. Kopi dan makanan yang mengandung kafein juga dapat memicu terjadinya migren.

Selain itu, makanan Cina yang mengandung monosodium glutamat dan pemanis buatan Aspartam yang ditemukan dalam minuman dan makanan diet, juga bisa menyebabkan migren.
2. Stres

Stres telah diketahui menjadi salah satu penyebab sakit kepala. Jam kerja yang panjang, terutama bekerja dengan komputer, kerja fisik yang berat, atau tekanan pekerjaan bisa menjadi pemicu migren.

Penderita migren mengatakan bahwa mereka sering mengalami migren ketika akhir pekan. Relaksasi adalah kunci utama untuk mencegah migren dalam kasus ini.
3. Hormon

Penyebab migren pada wanita sering dikaitkan dengan terjadinya fluktuasi hormon. Wanita jauh lebih sering terkena migren daripada pria karena fluktuasi hormon ini.

Sebagian besar wanita yang mengalami serangan rutin migren, mengatakan bahwa mereka mengalami migren tepat sebelum atau sesudah periode bulanan mereka.

Hasil penelitian menemukan bahwa tingkat penurunan hormon estrogen pada wanita dapat menyebabkan migren.

Wanita yang akan mengalami menopause dan memiliki kadar estrogen yang rendah mungkin akan mengalami sakit kepala yang cukup parah.
4. Genetik

Diduga adanya kaitan yang erat antara genetik dengan terjadinya migren. Sebagian besar penderita migren mempunyai riwayat keluarga yang juga mengalami migren. Sebagian besar penderita migren masih berusia muda.

Baca juga artikel lainya obat tradisional migren

Selasa, 10 Februari 2015

Penyebab Munculnya Gejala Kanker Usus Besar

Berbicara mengenai gejala kanker usus besar sangatlah banyak, diantaranya adalah badan yang terasa lebih cepat kelelahan, lemah, sesak nafas, kebiasaan usus besar yang berubah, diare, darah merah atau hitam pada kotoran, berat badan menurun, kembung, sakit perut dan juga kejang.

Masih banyak lagi gejala-gejala yang dapat terjadi tergantung dimanakah posisi kanker itu berada. Kehadiran kanker bisa saja datang sebelum anda mendapatkan gejala-gejala tersebut. Adapun apabila anda mengidap penyakit anemia, ataupun ambeyen anda perlu melakukan pemeriksaan khusus ke dokter, sehingga dapat menghindari kemungkinan tumbuhnya kanker usus besar.



Adapun beberapa hal yang menyebabkan tumbuhnya penyakit kanker usus besar, diantaranya adalah:

-Faktor usia, bukan berarti usialah yang menyebabkan tumbuhnya kanker usus besar, hanya saja saat usia 50 tahun, dengan perbandingan 1 dari 4 orang ada yang memiliki polip, dan polip ini memicu adanya peningkatan kanker.

- Selain itu faktor konsumsi alkohol, karena alkohol dapat memicu tumbuhnya kanker kolorektal.

-Faktor penyakit deabetes juga dapat berpengaruh, karena biasanya orang yang mengidap penyakit diabetes akan bergantung pada insulin, sehingga 40% yang mengidap penyakit diabetes memiliki resiko terkena kanker usus besar, dibanding yang tidak mengidap penyakit diabetes. Jadi apabila sudah mengalami gejala kanker usus besar, anda harus periksakan pada dokter.

-Faktor makanan yang mengandung lemak tinggi, kolesterol, dan makanan rendah serat juga dapat mempengaruhi resiko kanker usus besar.

-Kaitan genetik juga dapat menyebabkan terjadinya kanker usus besar sekitar 25%, contohnya yang umum dari kanker ini termasuk ke dalam mutasi yang menuju Familial Adenomatosa Poliposis (FAP) dan kanker kolorektal non-poliposis herediter.

-Penyakit peradangan usus yang ditandai dengan ulcerative colitis dan penyakit Chorn dapat meningkatkan dan mengembangkan resiko kanker kolorektal.

- Olahraga yang kurangjuga termasuk penyebab yang dapat mengembangkan potensi tumbuhnya kanker pada usus besar.

- Lingkungan juga berperan besar dimana yang mempengaruhi tempat tinggal, orang-orang sekitar, pekerjaan dan segala kegiatan yang anda lakukan juga dapat mempengaruhi hal tersebut.

Inilah beberapa gejala kanker usus besar dan beberapa penyebab terjadinya resiko tumbuh kanker pada usus besar. Jadi jagalah tubuh anda dan jangan pernah abaikan beberapa gejala yang terjadi, memeriksakan sejak dini akan dapat membantu anda dalam proses penyembuhan. Jangan sampai kanker ini tumbuh sampai besar, dan dapat membahayakan anda. Semoga informasi ini dapat membantu anda.

Baca juga artikel lainya obat tradisional kanker usus besar